Friday, November 23, 2018

Blogger Berkomunitas. Perlu Gak Sih?


Meski sudah mulai 'curhat' di media sosial sejak tahun 2006 lewat platform Friendster, tapi perjalanan saya sebagai blogger baru dimulai tahun 2010 setelah saya kenal dan aktif di web The Urban Mama dan Mommies Daily.

Karena sering chit chat dengan sesama mamah muda, saya jadi tahu selain aktif di forum mereka juga punya blog pribadi. Jiwa kompetitif saya menuntut akal untuk berpikir membuat blog seperti yang lain. Jadi bisa dibilang saya ini berkomunitas dulu, baru blogging kemudian.

Baca juga 5 Alasan Saya Menulis Dengan Bahagia

Setelah punya blog sendiri, perjalanan panjang berkomunitas dimulai. Hingga saat blog saya vakum pun saya tetap ketagihan berkomunitas. Terutama melalui Milis alias Mailing List. Misalnya Milis ASI for Baby, Milis MPASI Rumahan, Milis Sehat, Milis Natural Cooking Club, pokoknya banyak dan sampai bikin Blackberry saya bolak balik hang. Lhah gimana gak hang, wong sehari bisa dapat seratus e-mail -__-


Kelelahan membaca email yang ratusaaaaan mirip lapisan biskuit Tango itu membuat saya akhirnya langsung 'delete all' tanpa dibaca lagi. Anak-anak juga semakin besar dan topik yang dibicarakan dalam beberapa milis mulai tidak relevan lagi untuk saya. Saya pamit dari semua milis yang menemani perjalanan saya sebagai ibu baru itu dan kembali menghidupkan blog.

Baca juga Warna Warni di Balik YoannaFayza.Com

Bersamaan dengan siumannya blog saya, keinginan berkomunitas muncul lagi, bedanya kali ini saya ingin memaksimalkan ilmu blogging, jadi yang saya cari adalah komunitas ibu-ibu yang punya blog. Pencarian saya berujung di beberapa komunitas, salah satunya Blogger Perempuan (BP).

Semuanya adalah komunitas keren yang sangat membantu merawat dan membesarkan blog saya. Dari situ saya mendapat banyak sekali ilmu, teman, sahabat, tawaran menghadiri event, dan macam-macam job.


Job kayak  apa sih? Biasanya berupa review produk atau jasa, titip backlink di artikel blog, atau posting di sosial media. Ada harga lumayan untuk setiap proyek yang ditawarkan, tergantung besarnya angka Domain/Page Authorithy dan Pageviews blog, bisa juga dilihat dari banyaknya follower kita di Instagram atau Twitter, itu sebabnya blogger sebaiknya juga memaksimalkan sosial media.


Saya dan Blogger Perempuan

Nah, karena sekarang saya sedang ikut challenge one day one post yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan, kali ini saya bicarakan tentang Blogger Perempuan dulu yaa.

Jika teman-teman membaca bloggerperempuan.co.id akan banyak sekali ilmu seputar blogging yang bisa digali di sini, misalnya saja bagaimana mengoptimasi konten agar ramah SEO tapi tetap enak dibaca. Di Facebook Group Blogger Perempuan Network, kita disediakan tempat untuk menaruh link artikel blog setiap harinya, jadi kesempatan artikel kita dibaca blogger lain akan semakin terbuka, bisa saling mengunjungi dan bertukar komen juga loh.. istilah kerennya blog walking :)

Challenge one day one post ini juga salah satu cara Blogger Perempuan membantu anggotanya meningkatkan traffic blog sekaligus mengasah skill blogging. Setiap hari ada tulisan yang harus disetorkan sesuai tema yang sudah ditentukan. Saya butuh seminggu menggalau sebelum memutuskan ikut tantangan ini, jiper duluan mikir 30 hari nulis terus-terusan book.. kapan kubisa piknik doong :))

Ini yang saya suka dari Blogger Perempuan, selalu berusaha membuat anggotanya semakin berkembang dengan memberi banyak ilmu dan tantangan. Tapi Blogger Perempuan nggak cuma murah ilmu lho, mereka juga murah tawaran job dan event. Semua member yang memenuhi kriteria bisa dapat kesempatan yang sama, yang memenuhi kriteria tapi gak kebagian biasanya karena telat jawab e-mail saja (pengalaman pribadi sih ini, huahahaa)

Baca juga Malam Penutupan O2SN 2018, Pestanya Atlet Cilik Indonesia

Tertarik bergabung jadi member Blogger Perempuan? Teman-teman bisa intip caranya di https://komunitas.bloggerperempuan.co.id/member/ dan bergabung di FB Group 'Blogger Perempuan Network'

Kalau teman-teman ingin mendapat penawaran job atau biasanya disebut partnership, syaratnya memang lebih spesifik lagi, tapi asal kita bisa memenuhi dan memberikan semua data yang diminta, permintaan bergabung kita pasti cepat disetujui kok.

Yang penting kita sudah terdaftar dulu sebagai member Blogger Perempuan Network dan punya Top Level Domain alias domain berbayar yang berusia lebih dari 6 bulan serta aktif mengisi blog. Wajib memiliki akun media sosial aktif yaitu Instagram, Twitter, Instagram, Facebook, dan Youtube, dengan minimal follower 500 untuk IG dan Twitter. Lalu kita juga akan diminta mengaktifkan  Google Analytics dan memasukkan e-mail Blogger Perempuan pada Google Analytics-nya (dibuktikan dengan mengirimkan screenshot tampilan Google Analytics saat mendaftar).

Nggak terlalu susah kan? Siapa tahu ternyata teman-teman yang belum bergabung bisa menuhi syarat yang diminta :)

Nah, Ternyata berkomunitas itu, kalau bertemu dengan wadah yang tepat, bisa sangat menyenangkan yaa.. bukan cuma teman dan ilmu yang didapat, pintu rejeki pun terbuka lebar.

Selamat berkomunitas ya teman-teman :)



12 comments:

  1. saya baru gabung di BPN beberapa bulan yang lalu, trus nyesel. Kenapa nggak dari dulu gabung di sini?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaa gak ada kata terlambat mbaa :)

      Delete
  2. Sudah ikut dari dulu, tapi baru aktif sekarang. Thank u mbak sudah mengingatkan

    ReplyDelete
  3. Sudah gabung dari tahun 2016, tapi silent reader..he3..lumayan membuka wawasan dan jadi nambah teman...

    ReplyDelete
  4. Mau gabung kayaknya belum bisa ya. Follower Twitter ku masih jauh dari 500. Hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah follow aku belum? Pasti kufolbek kok, eeaa eeaaa..

      Delete
  5. Wah ternyata dulu suka nulis di Friendster to? Tos seangkatan, hehe. Aku malah ga ikut mailing list, gaptek aku tuh, ikutnya komunitas FB grup, wkkka. BP memang jos lah, aku suka sama BP:D

    ReplyDelete
  6. itu gambarnya bikin sendirikah? Lucuuuu. Maap malah fokus di gambar 🙈

    Btw aku malah gak mudeng jaman ada mailing list, bingung bacanyaaa harus dari mana dulu

    ReplyDelete
  7. Wah asyik... Aku dulu lebih seneng berkomunitas offline atau di dunia nyata, ternyata berkomunitas online asyique juga ya mak yo, eranya juga sudah bergeser..

    ReplyDelete
  8. Aku baru gabung komunitas2 di 2014, dan ketemu kamoohhh, beb.. Seneeeengg dipaksa belajar dengan asyik. Yeaaayy!

    ReplyDelete
  9. Bogger komunitas, penting banget. Karena dari sana kita bisa sharing banyak dan menjalin persahabatan secara lebih intens sesama temna yg passion sama di blog.

    ReplyDelete
  10. Hehe sepakat mbak. Challenge ini beneran kayak kasih amunisi utk rajin nulis yaa. Untung aja saya gabung di BP network jg 😁

    ReplyDelete