Wednesday, March 06, 2019

Mau Cari Rumah Hunian dengan Mudah? Ini Caranya!

Source: pexel.com

Teman saya yang baru saja menikah pernah bilang "Sekarang ini, cari jodoh lebih gampang daripada cari rumah mbak.." Hahah bisa aja. Tapi memang sih, buat beberapa orang, kadang cari rumah itu bisa lebih rumit daripada cari jodoh.

Mencari rumah bukan cuma sekedar murah, tapi juga perlu melihat kriteria lainnya seperti jarak tempuh ke kantor dan sekolah, keamanan, juga fasilitas di sekitar lokasi. Semua faktor itu jadi penting karena rumah adalah kebutuhan jangka panjang yang harus bisa memberi kenyamanan semua penghuninya. Namun nggak bisa dipungkiri, harga properti yang semakin tinggi baik sewa maupun beli membuat banyak orang berkecil hati.

Banyak alasan di balik harga rumah yang naik setiap tahunnya, misalnya karena inflasi dan jumlah permintaan. Biasanya kenaikan harga rumah lebih tinggi dibanding dengan kenaikan rata-rata pendapatan.

Karena itulah belakangan banyak orang yang ‘kabur’ dari ibukota dan memilih daerah sekitarnya untuk bisa mendapatkan hunian yang sesuai. Apalagi sekarang infrastruktur yang makin lengkap membuat jarak hunian di pinggir Jakarta ke pusat kota bukan menjadi kendala lagi.

Mereka yang tinggal di ibukota sudah banyak yang melirik rumah di daerah Bekasi, Bogor, Depok, atau Tangerang yang disebut sebagai kawasan penyangga ibukota. Jumlah ketersediaan hunian dan harga yang relatif masih terjangkau, membuat banyak orang memutuskan untuk cari rumah di sekitar kawasan ini.

Baca juga Berburu Dekorasi Rumah Vintage di Pasar Triwindu Solo

Dilansir dari halaman okezone.com, di antara daerah-daerah sekitar Jakarta yang disebutkan di atas, Depok jadi kawasan yang paling banyak diincar oleh mereka yang sedang cari rumah. Sepanjang tahun lalu saja sudah lebih dari 30 ribu orang yang melakukan pencarian. Depok memiliki peminat yang banyak karena lokasinya dianggap strategis dan berada di antara Jakarta Selatan dan Bogor. Belum lagi tranportasi publik dan infrastruktur pendukungnya yang sudah memadai, mulai dari commuter line, bus TransJakarta dan sejumlah jalan tol.

Kota berikutnya yang memiliki peminat tinggi adalah Bekasi, Bogor dan Tangerang. Memang mencari rumah murah saat ini gampang-gampang susah. Tapi jangan putus asa dulu ya, saya punya beberapa tips yang bisa diterapkan saat akan membeli rumah. Siapa tahu bisa membantu teman-teman mendapatkan hunian idaman. 

Source: pexels.com

1. Usahakan cari rumah subsidi

Rumah subsidi memiliki kelebihan dari segi harga yang lebih murah, ada bantuan dari pemerintah dan patokan harganya pun sudah ditentukan, dimana nilainya tergantung kebijakan setiap daerah, mulai dari 130 juta rupiah hingga 205 juta rupiah.

Lokasi rumah subsidi memang nggak terlalu strategis seperti rumah non-subsidi, yang dekat ke pusat kota atau berbagai fasilitas publik lainnya. Tapi rumah subsidi biasanya lebih dekat ke lokasi kerja, jadi bisa menghemat waktu dan biaya tranportasi ke tempat kerja.

Meski begitu jangan langsung tergiur juga yaa. Pertimbangkan hal-hal lain seperti kondisi bangunan, apakah sudah memenuhi standar dengan kualitas yang layak huni. Cek juga faktor lain seperti kondisi air, saluran pembuangan dan sebagainya. Selain itu pastikan sang pengembang memiliki rekam jejak yang baik untuk menghindari masalah di kemudian hari.

2. Cari rumah diskon di pameran

Nggak seperti penjualan produk kebutuhan sehari-hari yang bertabur diskon. Penjualan properti jarang sekali memberi diskon begitu saja. Jadi begitu ada event yang memungkin kita untuk dapat rumah dengan harga khusus, jangan sia-siakan ya!

Kita bisa datangi pameran properti seperti Indonesia Properti Expo (IPEX), dimana periode pertama tahun 2019 ini telah diselenggarakan oleh PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) pada 2 – 10 Februari. Sekitar 869 project yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia mulai dipasarkan dalam pameran ini.

Di sini BTN memiliki target penyaluran kredit baru hingga Rp 6 triliun, dan pada periode kedua nanti targetnya mencapai Rp 11 triliun. Tahun lalu saja BTN berhasil menyalurkan kredit baru hingga mencapai Rp 18,4 triliun.

Untuk teman-teman yang sedang mencari rumah, BTN menawarkan banyak kemudahan seperti bebas biaya provisi dan administrasi, diskon asuransi jiwa sebesar 20%, uang muka (DP) yang terjangkau mulai dari 1% hingga suku bunga KPR mulai dari 6,69% fixed rate satu tahun. Bunga KPR berubah-ubah tergantung Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) yang berlaku, jadi sebelum menetapkan pilihan, sebaiknya cari tahu dulu bunga KPR setiap bank yang ada.

Selain potongan harga atau keunggulan di atas, ada juga berbagai promo fasilitas kelengkapan rumah yang ditawarkan saat pameran seperti ini. Apalagi biasanya pengembang akan membantu jika ingin mengajukan KPR (kredit pemilikan rumah), sehingga memperlancar dan mempermudah proses pembelian.

cari rumah sale
Source: pexels.com

Selain pameran properti, kita juga bisa berburu rumah yang baru di-launching. Selain harga yang ditawarkan jadi lebih murah, pengembang juga kerap memberi berbagai diskon saat peluncuran.

Mengingat jarak antara launching dan rumah siap ditempati memakan waktu beberapa bulan, maka ini juga ada risikonya ya, misalnya proyek ternyata kurang laku sehingga pembangunan jadi lebih lama atau bisa saja spesifikasi tidak sesuai rencana. Di sini lah pentingnya memilih pengembang yang memiliki reputasi bagus.

3. Cari rumah yang over kredit / dilelang

Rumah yang dilelang tentunya akan lebih murah karena pemilik sebelumnya sudah tidak mampu membayar cicilan, maka bank dalam kondisi membutuhkan uang akan melakukan lelang.

Begitu juga rumah over kredit. Dimana sang pemilik yang sudah nggak mampu membayar cicilan lagi dan mengalihkan kredit rumah agar tidak rugi. Tapi meski murah, Anda tetap harus cek surat atau dokumen rumah secara detail untuk menghindari masalah di depan.

Baca juga Suka Koleksi Dekorasi Rumah? 4 Tempat Ini Wajib kamu Datangi Saat Ke Jogja


Nah, jika yang dibahas sebelumnya bisa dipraktikkan oleh mereka yang cari rumah untuk dibeli, bagaimana dengan yang sedang mecari rumah sewa alias ngontrak? Meski staatusnya menyewa, tetap saja perlu pertimbangan, terutama kalau sudah menyangkut jumlah uang yang banyak. Berikut tips umum bagi Anda yang sedang cari rumah untuk disewa:

1. Menentukan budget

Ini merupakan sesuatu yang harus jadi pertimbangan sejak awal, baik untuk beli rumah maupun sewa. Hitung dengan teliti total ongkos dan biaya yang akan dikeluarkan, misalnya uang muka, cicilan per bulan, pajak, bunga hingga ongkos perbaikan yang diperlukan.

Ushakan batasannya tidak lebih dari 30% pendapatan. Kita memang harus realistis saat mencari rumah, dan menyesuaikan dengan budget. Setelah menetapkan budget atau kemampuan finansial yang akan dikeluarkan untuk hunian, barulah kita melakukan survei.

2. Mempertimbangkan lokasi

cari rumah - pertimbangkan lokasi
Source: pexels.com

Seperti yang disebut sebelumnya, kini banyak pilihan hunian yang berada di pinggir kota besar tapi sudah didukung oleh infrastruktur yang memadai, jadi selama akses untuk berkegiatan sehari-hari mudah, maka lokasi di pinggiran pun rasanya bukan masalah ya?

Jangan sampai ketika kita berhasil mendapatkan rumah murah, tapi ternyata harus mengeluarkan biaya transportasi yang mahal untuk pulang pergi ke tempat kerja dan sebagainya. Dan jangan sungkan bertanya-tanya mengenai akses transportasi umum dan akses jalan, sebelum teman-teman menetapkan pilihan.

Baca juga Berburu Dekorasi Rumah di Pasar Beringharjo Yogyakarta

3. Kumpulkan informasi

Ketimbang mendatangi satu per satu, manfaatkan saja internet untuk mencari rumah sewa maupun rumah untuk dibeli, jelas lebih efisien dan praktis. Ya, sekarang kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi dari sejumlah iklan properti, lalu bandingkan, dan lakukan penyeleksian.

Salah satu caranya dengan mencari informasi seputar rumah yang dijual dan rumah sewa hanya di www.99.co/id, website ini menyediakan informasi detail, seputar hunian yang sesuai keinginan dan kemampuan kita.

Di website ini terdapat fitur menarik dimana kita bisa melakukan filterisasi berdasarkan wilayah, harga dan sebagainya untuk mempermudah pencarian. Dan kadang ada juga properti yang dijual dengan harga spesial. Jadi sering-sering saja mengunjungi website seperti ini ya!

4. Survei langsung

cari rumah - survei langsung
Source: pexels.com

Setelah memilih dan memilah, barulah kita datangi lokasinya secara langsung untuk melihat kondisi rumah, fasilitas yang ditawarkan, faktor keamanan, kebersihan dan sebagainya. Di sini kita perlu membuat prioritas kebutuhan, misalnya akses ke tempat publik atau ukuran rumah dan lain sebagainya.

Jangan gampang tergoda dengan unsur-unsur yang hanya bersifat ‘aksesoris’ seperti tampilan warna yang menarik atau halaman yang luas. Karena yang lebih penting adalah lokasi, kualitas bangunan dan hal lain yang membuat nilai rumah semakin naik.

5. Dapatkan data seputar pengembang

Khusus bagi yang sedang mencari rumah untuk dibeli, cari tahu data dan informasi seputar pengembang. Karena jika pengembang memiliki rekam jejak yang baik, maka kemungkinan besar rumah yang akan kita beli juga berkualitas.

Untuk amannya, pilih pengembang yang telah bekerja sama dengan bank, karena pihak bank biasanya telah melakukan evaluasi sebelum menjalin kerjasama. Jika pengembangnya memiliki kredibilitas, meski harga rumah lebih mahal, kita tetap bisa mendapatkan kualitas rumah yang lebih baik. Jika memungkinkan, cobalah datangi pengembang tersebut secara langsung. Dengan begini, kita juga bisa mendapatkan informasi seputar properti yang lebih valid.

Sekarang teman-teman sudah tahu ya cara cari rumah dengan mudah. Semoga informasinya bermanfaat, dan selamat mencoba!

29 comments:

  1. hahahaha,
    bisa aja ya temennya mbak yoanna.
    tapi emang bener sih, nyari rumah itu kayak nyari jodoh dan sometimes lebih susah, hehehe

    ReplyDelete
  2. AH iya, biasanya di pameran properti itu banyak penawaran diskon yang menarik, kesempatan untuk membeli rumah dengan lebih hemat ya. Tapi tetap, pilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kita.

    ReplyDelete
  3. Persaingan bisnis properti sekarang makin rame ya mbak. Banyak pengembang yang berlomba2 menawarkan paket KPR dengan segala kelebihannya pastinya dg harapan menarik minat pembelinya. Dan setuju dg tips diatas hrs jeli memilih rumah yg akan dibeli... Karena nyari rumah itu mirip dg nyari jodoh... Bahkan lebih gampang nyari jodoh ya hehehe

    ReplyDelete
  4. Nyari rumah itu susah2 gampang ya mbak. Pengalaman udah cocok sama tempat eh harganya kurang cocok. Tapi memang ada rencana cari rumah subsidi, memang lebih murah tapi kondisi bahan bangunannya kurang tahu saya mbak. Cari informasi di 99.co blm pernah nanti coba aku telusuri mbak.

    ReplyDelete
  5. Bener banget, nyari rumah tuh, susah susah jodoh. Pas seneng banget, pas nyaman, pas jatuh hati harganya selangit. Pas lokasinya jauh, terpencil harganya terjangkau. Tapi buat saya pribadi, nyari rumah kudu diskusi juga nih sama anak, some nya anak sudah belajar bersosialisasi, jadi kita nyaman anak juga nyaman.

    ReplyDelete
  6. Wah ini tipsnya mantul banget nih. Langsung ingat anak sulung saya yang baru nikah dan sedang cari rumah.

    Saya setuju ini, cari rumah jangan tergoda dengan unsur-unsur yang hanya bersifat ‘aksesoris’, tapi lihat lokasi dan kualitas bangunan.

    ReplyDelete
  7. cari rumah memang gampang-gampang susah yaa, Mba. Apalagi bagi orang seperti kami yang tinggal di daerah yang jumlah perumahannya belum sebanyak di kota besar :)

    ReplyDelete
  8. Kalo di kotaku, banyak perumahan yang disubsidi. Banyak teman-teman kantorku yang ngambil perumahan subsidi itu, dan memang benar lebih murah angsuran dan dp-nya :)

    ReplyDelete
  9. Baru saja beberapa hari lalu diskusi dengan rekan kerjaku yang baru nikah dan hendak cari rumah memang galau dengan letak rumah subsidi yang rata-rata jauh mba, galau kalau beli rumah subsidi ia tidak bisa kerja lagi sementara kalau bukan non subsidi lumayan juga

    berarti memang betul cari rumah susah kayak cari jodoh hehehe

    ReplyDelete
  10. Bener jg deh kayaknya. Cari rumah idaman lebih susah daripada cari jodoh. Banyak pertimbangan soalnya ya

    ReplyDelete
  11. Beli rumah subsidi memang menjadi alternatif pilihan yang baik untuk pasangan yang baru menikah, selain murah kondisinya tidak jauh berbeda dengan rumah tidak bersubsidi

    ReplyDelete
  12. Memang benar juga, cari rumah itu memang gak gampang. Banyak pertimbangan kalau mau beli rumah. Segi harganya, letak lokasi rumah, dan juga fasilitas pendukungnya.

    ReplyDelete
  13. I know exactly how difficult it is to find a house of our dreams for sale in my own experience, we spent so much time looking for the right one. But then finally we got what we want as we like it and also matched with our budget

    ReplyDelete
  14. iya bener mba mencari rumah itu susahhh :D saya sudah mundur cari rumah hehehe. Rumah subsidi memang solusi bagus, harganya terjangkau dan cicilannya juga biasa cukup murah :D

    ReplyDelete
  15. Bener banget sih, Mbak.. Nyari rumah tu sesusah nyari jodoh. Wkwk.. Saya 4 tahun baru ketemu rumah yang saya tinggali. Mana makin lama makin ngga kejangkau harganya ya kan..

    Tapi kayak jodoh juga, kalau udah ditakdirkan untuk bertemu, semuanya dimudahkan. Hehe..

    ReplyDelete
  16. Noted nih buat bekal nanti pas mau rumah tangga

    ReplyDelete
  17. Soalnya kalau cari rumah itu gak bisa asal pilih ya mbak, karena akan ditempati dalam waktu lama bahkan mungkin seumur hidup. Kalau salah pilih & gak betah mana bisa diretur rumahnya ya :)
    Carirumah ke property fair cara paling mudah juga mendapatkan banyak informasi, jadi gak perlu ke banyak lokasi.

    ReplyDelete
  18. Emang bener, nyari rumah lebih susah daripada nyari jodoh, hihi. Banyak bgt lah pertimbangan ketika nyari rumah Selain budget juga lingkungannya,bagus nggak untuk membesarkan anak2.

    ReplyDelete
  19. Sih bisa aja cari rumah lebih susah daripada jodoh.

    Hunian di Jakarta memang mahal yang akan terjadinya persaingan dalam mendapatkan rumah.

    Ke pameran properti memang cara praktis sehingga tidak usah jauh jauh lagi dari satu perumahan ke perumahan lain

    ReplyDelete
  20. Nah..tips-tips nya mantab nih. Penting dibaca utk mereka yg sedang cari rumah. TFS mba..

    ReplyDelete
  21. Ujame buta banget nih bund sama masalah perumahan ini. Makanya baca artikel bunda pelan2 dan detail biar paham.
    Btw, kalo mau tau cari rumah yang dilelang atau over kredit itu di mana ya bund?

    Thanks for sharing bund ✍️✍️

    ReplyDelete
  22. Haha iya mbak. Cari rumah zaman sekarang emang susah susah gampang. Sama halnya dengan cari jodoh yaak, hehe. Btw boleh juga tipsnya nih. Cari rumah yang bersubsidi emang bisa jadi pilihan ya mbak karena harganya setidaknya lebih murah ketimbang rumah tidak bersubsidi.

    ReplyDelete
  23. Bener nih, rumah di pinggiran Jakarta banyak peminatnya sekarang. Karena akses ke kota-kota tersebut pun udah dipermudah ya. Penting juga mencari rumah yg bener2 sesuai dengan kebutuhan kita :)

    ReplyDelete
  24. Bagus nih tipsnya nih Makyo. Sekarang harga rumah di Jogja aja udah bikin banyak klg kerja keras banget

    ReplyDelete
  25. Makasih banyak kak tipsnya , ga hanya budget dan lokasi ya tapi lingkungan rumah juga kudu diperhatikan soale berpengaruh sama tumbuh kembang anak-anak juga.

    ReplyDelete
  26. aku dan suami banget waktu nyari rumah dulu kerjaannya keliling expo sama intip runah lelah tiap awal bulan hahaha

    ReplyDelete
  27. Rumah subsidi memang murah banget tapi lokasinya di pelosok. Rumahku nih rumah subsidi wkwk...

    ReplyDelete
  28. Di sini rumah subsibi sekitar 100jutaan Mba. Ya mungil banget sih memang, tapi cukup membantu yang butuh rumah terjangkau

    ReplyDelete
  29. Bener mbak, menurutku cari rumah juga jodoh, doanya semoga dimudahkan saja dapat rumah yang cocok hehe

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkomentar dengan baik ya temans, maaf sementara saya moderasi dulu :)