Tuesday, January 08, 2019

Manfaat Sunscreen Untuk Kesehatan Kulit

manfaat susncreen untuk kesehatan kulit


Ternyata gara-gara kemarin saya buka-bukaan isi tas dan barang apa saja yang wajib saya bawa, beberapa teman heran soal kebiasaan saya bawa sunscreen kemana-mana. Sebenarnya, jangankan orang lain, saya sendiri juga heran, kok bisa jadi serajin itu urusan skincare? Biasanya pakai bedak aja sering lupa. LOL.

Kebiasaan nenteng sunscreen ini baru saya terapkan sekitar 2-3 bulan lalu, setelah saya menyadari manfaat sunscreen untuk kesehatan kulit. Awalnya karena melihat IG story beauty(ful) vlogger favorit saya @arianirosidi. Di situ Mbak Aya, panggilan akrabnya, menulis "Selamat siang, sudah re-apply sunscreen belum?" Dan saya mikir, loh memang sunscreen harus di re-apply? Gak cukup sekali aja gitu pakai yang SPFnya tinggi?

Gak lama setelah itu, Mbak @qiahladkiya, seorang Blogger Makasar, juga menyinggung tentang pamakaian sunscreen ini di IGnya. Mbak Qiah menyarankan supaya kita lebih rajin pakai sunscreen dan lihat perubahan di kulit setelah 1 minggu. Saran bagus, gak ada salahnya dicoba yakaaan.. Kebetulan saya punya satu tube sunscreen yang jarang banget tersentuh, untung belum expired.

Sejak itu saya mulai membiasakan diri pakai sunscreen setiap pagi dan re-apply sesudah shalat. Lewat satu minggu apa yang dibilang Mbak Qiah terbukti, flek-flek hitam lebih cepat memudar, padahal daily skincare saya masih tetap sama dan sering gak ingat pakainya, Emejing!



Tentang UV A dan UV B

Sunscreen bermanfaat melindungi kulit dari radiasi sinar ultraviolet yang terpancar bersama sinar matahari. Sinar ultraviolet (UV) adalah bagian dari energi matahari yang berupa gelombang elektromagnetik. Sinar UV punya tiga tipe: Ultraviolet A (UV A), Ultraviolet B (UV B), dan Ultraviolet C (UV C)


Huruf A pada UV A berarti Aging alias penuaan. Sinar UV A ini memiliki gelombang panjang yang paling banyak masuk ke bumi karena mampu menembus lapisan ozon dengan mudah. Setelah sampai di bumi UV A dapat menembus awan, kaca rumah, bahkan pakaian kita. Jadi meski sudah memakai pakaian yang tertutup rapat dan beraktivitas di dalam ruangan belum tentu kita bebas dari serangan sinar UV A, ingat itu Esmeralda! Efek buruk sinar UV A bukan cuma menggelapkan kulit, tapi juga menyebabkan tanda penuaan dini seperti keriput dan bintik hitam. 

Sedangkan huruf B pada UV B artinya Burning atau pembakaran. Sinar UV B ini memiliki gelombang pendek yang berhenti di lapisan ozon dan sebagian terserap oleh awan . Tapi meski cuma sedikit, UV B punya kemampuan seperti rakyat negara api yang akan membakar kulit kita. Nah semakin lama atau semakin sering terpapar UV B bisa menimbulkan kanker di kulit kita.


Selain UV A dan UV B sebenar masih ada juga sinar Sinar UV C yang konon justru merupakan sinar paling berbahaya dari serangkaian sinar ultraviolet. Untungnya sinar ini masih bisa dicegat oleh lapizan ozon di atmosfer. Tapi kan yaa, tahu sendiri kalau lapisan ozon kita makin menipis bahkan mulai bolong di beberapa tempat. Kerusakan lapizan ozon ini bisa menyebabkan sinar UVC sampai ke Bumi dan menimbulkan kerusakan kulit yang lebih serius lagi.

Setelah tahu efek buruk sinar ultraviolet, apa kita masih bisa cuek membiarkan kulit tanpa perlindungan? Ya jangan laah. Karena itu penting sekali memakai tabir surya, sun protector, sunscreen, sunblock or whatever you named it. Pokoknya itu kulit di sayang-sayang selalu, dilindungi, dan dijaga kelestariannya.


Sunscreen Atau Sunblock?

Best-Sunscreens
source: beautymnl.com

Masih banyak orang yang menganggap sunscreen dan sunblock adalah sama, padahal meski sama-sama berfungsi melindungi kulit dari sinar UV, mereka beda lho.. 

Di Amerika sana, pemakaian kata sunblock sudah dilarang oleh Food and Drug Administration (FDA). Istilah sunblock membuat orang-orang berpikir hanya dengan sekali pakai saja sudah bisa melindungi kulit seharian. Hayoo siapa yang mikir begini juga? Itu salah yhaa buibuuk.. Yang sesungguhnya adalah mau pakai sunblock atau sunscreen tetap harus diulang pemakaiannya setiap beberapa jam sekali. 

Tapi karena istilah sunblock ini sudah terlalu merakyat, ya gak apa-apa kalau mau dipakai terus, asal tahu saja bedanya sunblock dengan sunscreen, supaya kita bisa memilih produk yang tepat sesuai kebutuhan.

Sunscreen atau tabir surya terbagi menjadi dua jenis, yaitu chemical sunscreen dan physical sunscreen. chemical sunscreen berfungsi sebagai penyaring sinar matahari, biasanya memiliki kandungan seperti Aminobenzoic acid, Avobenzone, Cinoxate, dan Dioxybenzone. Teksturnya yang ringan mampu masuk ke dalam lapisan kulit dan menyerap sinar UV, lalu mengubahnya menjadi energi panas yang dikeluarkan melalui kulit. Karena cara kerjanya membutuhkan waktu untuk menyerap ke dalam kulit, banyak ahli kecantikan menyarankan agar sunscreen dipakai 15-20 menit sebelum kita berada di bawah sinar matahari.

Sementara physical sunscreen bekerja dengan cara membangun lapisan di atas permukaan kulit dan berfungsi sebagai dinding penghalang sinar UV. Physical sunscreen ini yang sering disebut sebagai sunblock. Physical sunscreen memiliki bahan aktif mineral zinc oxide atau titanium dioxide. Teksturnya berupa lotion pekat dan akan meninggalkan warna putih setelah dioleskan ke kulit.

Physical sunscreen alias sunblock adalah pilihan terbaik saat kita akan beraktivitas luar ruangan untuk waktu lama dan bisa langsung bekerja sesaat setelah dipakai, sedangkan chemical sunscreen lebih cocok untuk pemakaian sehari-hari karena teksturnya lebih light dari sunblock.


Mengenal Sun Protection Factor (SPF)

Lalu kenapa pemakaian sunscreen harus diulang (re-apply)? Nah, ini berhubungan dengan Sun Protection Factor (SPF) yang memberikan perlindungan dari radiasi sinar UV B dalam sebuah sunscreen atau tabir surya. Besar kecilnya angka SPF adalah penentu seberapa lama kita bisa berada di bawah sinar matahari tanpa terbakar selama memakai produk itu.

Lamanya perlindungan SPF tergantung dari jenis dan warna kulit kita. Rata-rata orang berkulit putih  hanya mampu bertahan selama 10 menit tanpa sunscreen, setelah itu kulitnya akan mulai kemerahan. Sedangkan orang dengan kulit kuning langsat mampu bertahan selama 15 menit, dan orang berkulit cokelat sampai hitam bisa bertahan sekitar 20 menit karena memiliki lebih banyak pigmen melanin, yeaah ada positifnya juga punya kulit eksotis gini :))

Untuk mengetahui lama perlindungan SPF, kita bisa mengalikan angka SPF dengan lama kulit bertahan tanpa sunscreen. Misalnya, kalau kita membutuhkan waktu 15 menit tanpa perlindungan, saat menggunakan SPF 30 akan memperpanjang waktu hingga 30 kali lipat lebih lama sebelum terbakar. Kalikan saja 15×30 menit = 450 menit alias 7,5 jam. Kalau pakai SPF 50, yha lebih lama lagi.

Eeh bentaar, jangan senang dulu dan merasa aman seharian karena sudah memakai SPF 30. Pada kenyataannya, produk pelindung matahari meski waterproof sekalipun tetap mudah terbilas air dan keringat, sehingga mengurangi tingkat efektivitas si SPF. Karenanya disarankan mengulang pemakaian susnscreen dan sunblock setiap 2-3 jam sekali. Nah, ini alasan saya membawa sunscreen ke sana-sini, supaya selalu ingat untuk re-apply.

Baca juga: Cara Memilih Sunscreen Sesuai Jenis Kulit

Di beberapa negara Eropa dan Amerika, kesadaran akan manfaat sunscreen bagi kesehatan kulit sudah sangat tinggi, sampai pemerintahnya berbaik hati menyediakan dispenser tabir surya di beberapa taman kota. Semoga Indonesia bisa menyusul yaa..

sunscreen
sunscreen dispensers in public parks
sunscreen dispensers in public parks

58 comments:

  1. Wahh aku baru tau kalau pakai sunscreen harus re-apply, soalnya aku biasa pake pagi sebelum makeup trs kerja sampe malem. kalau udh makeup kan ga bisa re-apply sunscreen hehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mba.. pakai puff aja, ditepuk2 ringan heheee

      Delete
  2. Bacanya sambil ngangguk-angguk. Beberapa kali ke dokter kulit, mereka ngomong kalau pemakaian sunscreen ini wajib banget. Yang dipakai di wajah harus dioles ke kulit yang terpapar matahari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mba, kalau dokter kulit pasti cerewet banget soal pemakaian sunscreen ini :))

      Delete
  3. Cung ah! Aku termasuk dulu yang sering menyamakan antara sunscreen dan sunblock. Hahaha.

    Aku juga males ih kalau re-aply juga. Padahal penting banget to? Mbak Yoan, bisikin dong merk sunscreen yang sering dipakai? Aku pakainya yang merk Wardah, yang gampang dicari di toko kosmetik soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku jug pakai Wardah kok mba, tapi sering gantian sama Emina dan Biore, tergantung perginya mau kemana hehehe

      Delete
  4. aku juga lebih familiar sunblock dan ternyata pemakaiannya harus diulang2 beberapa jam ya mba baru tahu hehehe..duh semoga yah itu dispenser tabir surya ada tapi kalau di Indonesia awet ga yah?takut ada yg merusak dan ya gitulah hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau beli ah mba aku selama ini ga pake soalnya

      Delete
    2. Iya sih, kalau di Indonesia ada susncreen dispenser kayanya gak bakal awet yah mba.. yuuk beli & rutin pakai mba :)

      Delete
  5. Waaaa sunscreen dispenser, lucu yak. Saya awalnya juga mikir sunscreen dan sublock itu sama lho mbak, eternyata beda.Iya nih kulit kudu disayang-sayang. Selama ini sering bangat pepanasan tanpa pakai sunscreen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi Mba Sasha mainnya jauh mulu nih, butuh banget sunblock :))

      Delete
  6. Mbaak, kasih bocoran doong sunscreen-nya merek apa? Kirain tadi mau bahas merek tertentu hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rekomendasi sunscren ada di artikel setelah ini mba, hehee

      Delete
  7. Dulu kalau camping saya suka pakai sunblock tapi sekarang enggak pernah lagi.

    Dan baca artikel ini langsung deh saya merasa bedosa pada diri sendiri karena enggak menjaga kulit wajah.

    Nampaknya saya perlu nih belajar menggunakan sunscreen biar kulit wajah terjaga, apalagi udah menua begini. Hihihi..

    Wowow, di luar negeri ada dispenser sunscreen. Kereen..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoo mba, mulai dirutinkan pakai sunscreen, belum terlambat kok :)

      Delete
  8. Malah baru-baru ini juga saya baca di salah satu akun IG kalau sunscreen juga tetap harus dipakai saat di rumah. Saya pakai pelebap aja masih suka lupa. Sekarang, ketambahan sunscreen. Tetapi, kalau untuk kesehatan kulit, kayaknya saya harus mulai rajin merawat, nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku malah tetep aja sering lupa pakai pelembab sampai sekarang, tap kalau susncreen aku bawa terus kemana2, jadi misal lupa pakai di rumah, masih bisa pakai di jalan hehehe

      Delete
  9. oh jadi emang harus diulang yaa, aku baru mau beli nih mbak, sunscreen buat wajah sama badan, eh pas banget baca artikel ini, jadi makin mantap buat beli.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, diulang biar perlindungannya sempurna :)

      Delete
  10. Bunda baru tau nih A di UV A itu artinya "aging", tp bunda gak pernah beli sunscreen, cukup pake MU body lifion.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dicoba pakai sunscreen yuk Bunda, biar perlindungan buat kulit lebih paripurna lagi :)

      Delete
  11. Saya teringat di sekolah si sulung di Belanda, kalau lagi summer disekolah di pajang sebuah poster efek terapar matahari siang, ada himbauan agar tidak berpanas2 ketika jam 12 siang. Lalu anak2 jika keluar ruangan gurunya kasih sunscreen lagi..menarik banget bahasannya nih mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak ya mba, kalau di luar negeri kesadaran pemakaian sunscreen ini udah bagus banget. Giliran di Indo, pas aku titip sunscreen ke guru sekolah anakku, beliau malah ngomong 'lhoo anak laki2 kok pakai cream.." doooh..

      Delete
  12. Kupikir tadinya cukup pakai daycream dan foundie berSPF saja. Ternyata butuh sunscreen ya. Pantes mukaku parah kl abis mantai. Makasih tulisannya ya beb Yo.

    ReplyDelete
  13. Pernah sekali keluar tanpa memakai sunscreen, dan cuaca di Mksr omg! Panas bnget, naik motor lagi, Berasa seperti di panggang 😭
    Btw artikel nya bermanfaat sekali mba, jadi tau bedanya sunscreen sama sunblock

    ReplyDelete
  14. Aku tuh selama ini pakain sunscreen dan menurutku memang bisa untuk melindungi kulit wajah dari sengatan matahari. Aku baru tahu ada perbedaan ini mba. Makasih ya mbaa sudah berbagi :)

    ReplyDelete
  15. Ini beneeer. Sunblock baru kutahu bisa dipake di badan pas nanjak gunung tahun 2013 atau 2014 gitu hahaha. Telat banget yak. Dan bener, kulit tangan nggak begitu gosong dibandingkan dengan nggak pakai apa-apa. Lalu beda antara sunblock dan sunscreen baru tau sekarang ini pas baca ini hahaha. Kudetnya awaaaak :(

    Nah, cuma masalahku sekarang adalah milih jenis sunscreen (yee nggak nyebut sunblock lagi :p) yang oke. Ada rekomendasi ndak mbak?

    Eh ini postingan aku bookmark yak :D

    ReplyDelete
  16. Waaah, ternyata emang harus di reapply ya Mbak.
    Pernah dengar emang, tapi yaaa itu. Cuek bebek ajah.
    Mikirnya kan di dalam ruangan juga ini, berAC pula (klo weekdays) hihihih .Yeaay, mulai sekarang harus rajin pakai dan reapply sunscreen juga deh. Biar kulitnya tetap terlindungi :)

    ReplyDelete
  17. Wah ini pencerahan banget.
    Sama dunk, aku kira sunscreen itu ya sunblock, olala!
    Hellauw .... :)

    Aku pernah juga dikasih tahu dokter pas konsultasi flek hitam, kudu re-aplly sunscreen.
    Akunya aja yang gitu deh, males.
    Padahal skincare itu lebih optimal kalau kita telaten yak

    2019 kudu lebih baik!

    ReplyDelete
  18. ooh jadi aku juga harus mulai pake sunscreen juga nih..aku baru tahu pemakaiannya harus berulang-ulang, makasih infonya mba

    ReplyDelete
  19. sunscreen memang perlu dipakai dengan teratur ya mba..apalagi karena kita tinggal di daerah tropis yang penuh dengan sinar matahari. jadi mangan lupa yaa

    ReplyDelete
  20. aku tuh kadang suka mager banget buat re apply hahahaha padahal i know itu penting banget

    ReplyDelete
  21. Wah aku baru tahu nih bedanya Sun Screen sama Sun Block, ternyata beda ya, ahaha, main pakai aha, enggak telaten baca product knowledgenya ya.
    makasi mba Yo, pengetahuan baru nih buat aku

    ReplyDelete
  22. aku gak pernah pakai sunscreen cuma handbody biasa aja gitu hehehe...
    ya ampun itu pemerintahnya baik amat ya nyediain fasilitas sunscreen gitu hihihi

    ReplyDelete
  23. Aku pikir sunscreen dipakai ketika aktivitas luar ruangan saat jalan-jalan di pantai atau pegunungan. Kalo sekadar ngemall cukup daycream. Ternyata malah digunakannya 2 sampai 3 jam sekali ya. Yuk deh rajin pakai sunscreen mulai sekarang

    ReplyDelete
  24. Wah aku biasanya hanya 1× pakai doang si suncreen ini mbak, karena males apply ulang biasanya. Apalagi sekarang ini banyak produk yang bikin penasaran ya.

    ReplyDelete
  25. Aku baca sampai detail banget hahahaha, menunggu review macam2 sunscreen yg bagus nih. Aku punya pengalaman pake suncreen sampe bruntusan di dahi.

    ReplyDelete
  26. Aku ngaku dulu termasuk cuek sama sunscreen, akibatnya kulitku belang2 huhuhu.
    Tapi begitu jd emak2 akhirnya nyadar sama penampilan, kulit sellau terlindungi sun screen kalau bepergian, khususnya bagian wajah. Apalagi sinar UV makin jahat hiks.

    ReplyDelete
  27. Aku termasuk yang gak malas pakai sunscreen Mak. Tapi itu sebelum aku tau kalau memang tanpa sunscreen kulitku akan terbakar dan gatel-gatel. Sekarang jadi rajin nih pakai sunscreen 15 menit sebelum keluar rumah hehehe. Eh atau di dalam rumah juga tetep perlu pake sunscreen ya?

    ReplyDelete
  28. Duh... saya juga gak pernah pake sunscreen nie. Makasih Mbak penjabarannya. Jadi tahu pentingnya sunscreen.

    ReplyDelete
  29. Laa...aku apakabarnya yaa...?
    Selama ini kalo mo pergi pakai booster-serum-krim pagi.

    Aku cek aah...uda mengandung sunscreen belum yaa...merk yang aku pakai?

    **semoga...semoga....semoga...

    ReplyDelete
  30. Baca di atas jd kurang paham katanya beda ya mba..tapi ga dijelaskan perbedaannya..hanya penyebutan saja yg beda kalau sunblock itu istilah yg sdh dilarang TDA krn membuat org berpikir..dst...Lalu bedanya apa mba..apa.saya salah baca..kepo bener soalnya nih hehe...

    ReplyDelete
  31. pantesan aku baru ngerti kalau ada dispenser utuk tabir surya, lha wong baru ada di negara lain, di Indo semoga segera ada yaa.. mengingat matahari sekarang udah makin cetar panasnya

    ReplyDelete
  32. Makin ke mari aku pun makinsadar pentingnya sun screen ini Mbak. Lagipula sekarang sduah banyak merk lokal yang terjangkau namun nyaman banget dipakai ya....

    ReplyDelete
  33. Wew, aku paling kudet ini masalah begini. Baru tahu juga secara jelas sunscreen itu apa. Ternyata tak cukup cuma pake pembersih, pelembab tambah cushion trus bedak ya hehe

    ReplyDelete
  34. Aku juga pake skincare yang ada SPf nya karena matahari di Citayam sini puanaass bangeet. Bikin gosong kalo gak pake sunscreen.

    ReplyDelete
  35. Aku belum make sunscreen nih Mba Yoan, wahh makenya harus rajin ya? Iya banget sih bener buat yang kegiatan outdoor terus apalagi. Wajib make ini, kapan-kapan beli produknya ah

    ReplyDelete
  36. Sunscreen wajib dipake ya mbak tuk menjaga kulit. Alhamdulillah saya selalu berusaha untuk menggunakannya.

    ReplyDelete
  37. Suer deh aku baru tau kalau pakai sunscreen harus berkali-kali, selama ini taunya cuma dipakai sekali cukup. Makasi banget mbak udah nulis tentang sunscreen ini jadi tau deh.

    ReplyDelete
  38. MasyaAllah keren banget ya di luar disediakan tabir surya gini, benar-benar melindungi masyaraakatnya. Semoga di Indonesia segera ada aamiin. Aku cetapil pernah nyoba enak, tapi kalo sunscreennya belum jadi penasaran.

    ReplyDelete
  39. Apalagi aku seri kena sinar matahari perlu banget ni pakai ini, Indonesia kan mataharinya panas banget.

    ReplyDelete
  40. Di Indonesia mmg blm gitu banyak yg aware soal bahaya sinar matahari ya mba, aku sendiri smpe skrg masih jarwng pake sunscreen

    ReplyDelete
  41. Keren amat ya kalo ada dispenser sunscreen gratis, hihi. Mba, rekomenin sunscreen untuk anak2 dong apa yg bagus

    ReplyDelete
  42. Owalah aku pikri sunblock dan sunscreen itu ya sama aja lho mbak. Lha wong org sini nyebut sunscreen ya sunblock. Ternyata gak boleh lagi ya dipakai. Kalau sunscreen emang repotnya kita oles2 terus sih ya, terutama pas berkeringat dan saat beraktivitas di luar. Tapi demi kulit yg terhindar dr sinar UV yaaa...

    ReplyDelete
  43. Wah keren banget ya misal di Indonesia ada dispenser untuk sunscreen di tempat umum gitu. Asal nggakterus rangorang pada bawa wadah untuk ambil dan dibawa pulang yaaaa :))

    ReplyDelete
  44. ohhhhh jadi untuk ngilangin flek flek hitam nggak harus dilaser ya kak. Cukup pakai sunscreen tiap pagi, flek flek pun ikut memudar. Baiklah, cobain pakai setiap hari selama seminggu juga.

    ReplyDelete
  45. Aku selama ini cuek banget dengan yang namanya suncreen ini. padahal sering banget main di pantai. pikirku, paling cuman gosong gitu saja, ntar juga balik. tapi lama kelamaan lihat wajah kok tenryata banyak flek flek hitam ya. oalaaaaaa jadi pemakain sunscreen ini juga bis amembantu menghaluskan flek flek hitam. baiklah, aku cari suncreen dan coba aku pakai rutin. Bismillah

    ReplyDelete