Friday, March 06, 2020

Cari Klinik Tumbuh Kembang Anak? Ke Jogja Medical Center Saja

Klinik tumbuh kembang anak Jogja Medical Center


Selamat pagi temans, ada yang sedang mencari klinik tumbuh kembang anak di Jogja? Di #JumatJalanJalan ini saya akan mengajak teman-teman mengunjungi Jogja Medical Center, sebuah klinik keluarga dan tumbuh kembang anak yang beralamat di di Jalan Gindangraya, Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Apa sih yang membedakan Jogja Medical Center (JMC) dengan klinik tumbuh kembang anak lainnya di Jogja? Menurut Direkturnya, Tasniem Fauzia, Jogja Medical Center memiliki keunggulan sebagai one stop family health center, klinik dan pusat terapi tumbuh kembang anak yang terintegrasi dengan berbagai layanan seperti dokter umum, psikolog klinis anak, terapis khusus sensor integrasi, terapi wicara, terapi perilaku, terapi okupasi, dan play therapy.


Layanan play therapy di Jogja Medical Center ditangani oleh Grace Melia yang tersertifikasi secara internasional dari Academy of Play and Child Psychotherapy, dan merupakan satu-satunya play therapist tersertifikasi di Yogyakarta.

Klinik tumbuh kembang anak Jogja Medical Center
Grace Melia sedang menjelaskan tentang Play Therapy

Bukan cuma Grace Melia, terapis lain yang ada di JMC juga memiliki kompetensi sesuai bidangnya masing-masing. Ada dua terapis wicara dari Poltekkes Solo yang memiliki akreditasi A. Dan encananya pada September mendatang, JMC juga akan menghadirkan dokter saraf anak untuk melengkapi layanannya.

Beberapa layanan yang ditawarkan Jogja Medical Center adalah:

1. Layanan Tumbuh Kembang Anak, meliputi:
  • Assesment / Screening tumbuh kembang anak.
  • Sensory Processing Intevention (SPI)
  • Occupational Therapy / Terapi Okupasi
  • Speech Therapy / Terapi Wicara
  • Behaviour Therapy / Terapi Perilaku
  • Play Therapy / Terapi Bermain
  • Pedagogi / Persiapan Pra-Sekolah

2. Layanan Psikologi Anak, meliputi:
  • Konsultasi Psikolog
  • Tes kesiapan SD (TK-A, TK-B, SD)
  • Tes IQ (TK, SD, SMP, SMA)
  • Tes Minat Bakat (SMP, SMA, PT)
3. Poli Gigi, meliputi:
  • Konservasi Gigi
  • Endodontic (Perawatan saluran akar seperti tambal, dsb)
  • Periodonsia ( Perawatan jaringan penyangga gigi seperti sclling, implan, dsb)
  • Spesialis orthodontie (Estetika posisi gigi, rahang dan wajah, seperti pemasangan behel, gigi palsu, dsb)
  • Tindakan Prostodontia (Rehabilitasi bagi gangguan gigi)
4. Poli Umum

Apa saja ya permasalahan tumbuh kembang anak yang dapat ditangani di pusat terapi Jogja Medical Center?
  • Autism Spectrum Disorder (ASD)
  • Attention Deficit Disorder (ADD) / Gangguan Pemusatan Perhatian (GPP)
  • Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) / Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif (GPPH)
  • Gangguan bicara dan bahasa
  • Gangguan perkembangan motorik kasar dan halus
  • Kesulitan belajar

Sebelum seorang anak mulai menjalani terapi, akan ada assesmen tumbuh kembang yang dilakukan oleh psikolog di JMC, tujuannya untuk melihat apakah perkembangan anak sudah sesuai dengan usia kronolgisnya. Aspek yang akan diukur adalah motorik kasar, motorik halus, kemampuan berpikir, keterampilan sosial, kemandirian, dan bahasa-sosial.


Dengan melakukan assesmen sejak dini kita akan mendapat gambaran mengenai tingkat pencapaian kompetensi anak, mengetahui risk and protective factors yang dimiliki anak, membantu menetapkan program dan penanganan yang akan diberikan, jadi jenis dan lamanya terapi akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.



Nah, yang sering terjadi adalah, sebagai ibu kadang kita terlambat mengenali gejala gangguan tumbuh kembang yang dialami anak kita dan menyebabkan anak terlambat mendapatkan stimulasi dan terapi yang tepat, huhuuu..

Kapan kita perlu melakukan assesmen pada anak?
1. Saat anak menunjukkan tanda-tanda distress
2. Saat anak menunjukkan ketidakmampuan dalam salah satu fungsi fisik, tingkah laku, bahasa, dan sebagianya.
3. Saat anak menunjukkan gangguan atau keterlambatan kemampuan anak untuk berfungsi secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya saja pada kasus keterlambatan bicara pada anak, kapan sih orang tua harus curiga bahwa anak membutuhkan evaluasi bahasa bicara?
  • Di usia 12 bulan anak belum mampu mengoceh "bababa" "mamama" atau kata tunggal yang mengandung makna. Anak juga terlihat kesulitan atau belum mau menggunakan gestur (menunjuk).
  • Di usia 18 bulan anak belum mampu mengikuti perintah satu tahap. Anak juga belum mengucapkan mama papa atau nama lain disekitarnya.
  • Di usia 2 tahun anak belum mampu menunjuk anggota tubuhnya sesuai perintah dan belum bicara menggunakan setidaknya 50 kata.
  • Di usia 3 tahun anak belum bicara menggunakan setidaknya 200 kata, belum mengetahui nama-nama benda disekitarnya, dan belum mengulang frase dalam merespon pertanyaan.

Anak dikatakan terlambat atau mengalami gangguan bahasa bicara jika pada usia 2 tahun kosakata ekspresifnya kurang dari 50 kata dan tidak ada kombinasi 2 kata pada usia 2 tahun. Maksudnya gimana?

Jadi gini, misalnya kita bertanya ke anak "Adik sudah maem?" Jika si kecil menjawab "udah maem" ini tidak terhitung dalam 50 kata karena hanya mengulang pertanyaan kita. Tapi jika Ia meneruskan kalimatnya "tadi maem pakai mi" atau "tadi maem sama teman", nah kata-kata itu bisa kita masukkan dalam 50 kata.

Wah, saya baru tahu tentang cara menghitung kata ini, dulu saya kira semua kata-kata yang diucapkan anak bisa dihitung. Memang ya, jadi orang tua itu gak boleh berhenti belajar sama sekali, untung sekarang informasi mengenai tumbuh kembang anak sudah tersedia berlimpah, tinggal pintar-pintarnya kita menyaring sesuai kebutuhan saja.

Lalu kalau kita merasa kesulitan menganalisa kemampuan tumbuh kembang anak apakah sudah sesuai dengan usianya atau belum, tinggal minta bantuan tenaga ahli di klinik tumbuh kembang anak seperti Jogja Medical Center ini.

Oh ya, fasilitas dan ruangan yang disediakan Jogja Medical Center cukup lengkap dan semuanya sangat mengutamakan kenyamanan. Lantai pertama berisi ruangan poli umum, poli gigi, poli gizi, konsultasi, pharmacy, play theraphy, mushala, dan waiting room. Sementara, di lantai kedua ada dua buah ruang terapi wicara, ruang sensor integrasi, ruang terapis okupasi, kids area, dan kids waiting room.

Klinik tumbuh kembang anak Jogja Medical center

Yang paling seru adalah ruang play therapy karena tersedia berbagai alat untuk pretend play dan sensory activities. 

Klinik tumbuh kembang anak Jogja Medical Center

Lihat rak figurin di belakang saya gak? Semua benda imut itu mengingatkan saya saat Arka Raya masih kecil dan suka sekali sensory play seperti membuat kehidupan di bawah laut, taman safari, atau markas pemadam kebaran, aah time really has wings 😥

Anak-anak cepat sekali bertumbuh, yuk moms, selalu dampingi mereka, cintai mereka dan bantu mereka menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri. Jika memang kita butuh bantuan dalam proses tumbuh kembang mereka, jangan pernah ragu meminta bantuan tenaga ahli ya :)

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkomentar dengan baik ya temans, maaf sementara saya moderasi dulu :)