Thursday, September 13, 2018

Jelajah Kulon Progo: Taman Sungai Mudal




Saat berkendara dari kota Jogja menuju sisi barat, kita akan disuguhi pemandangan berupa perbukitan memanjang mirip tembok tinggi yang mengelilingi kota Jogja, itulah Pegunungan (atau perbukitan) Menoreh, yang memiliki ketinggian rata-rata 2000 mdpl, membentang sepanjang wilayah barat Kabupaten Kulon Progo di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, sebelah timur Kabupaten Purworejo, dan sebagian Kabupaten Magelang di Provinsi Jawa Tengah. Pegunungan yang memiliki hutan lebat ini pernah menjadi basis pertahanan Pangeran Diponegoro bersama prajuritnya saat berperang melawan Hindia Belanda pada tahun 1825-1830.

Jauh sebelum menjadi saksi sejarah perlawanan rakyat Jawa kepada Belanda, puncak tertinggi Menoreh yang bernama Puncak Suroloyo juga menyimpan sejarah berdirinya kerajaan Mataram Islam. Di sinilah Raden Mas Rangsang alias Sultan Agung Hanyakrakusuma, putra mahkota kerajaan Mataram Islam menunaikan tapa agar bisa menjadi penguasa adil dan bijaksana.

Namun dibalik kisah sejarah yang penuh pergulatan itu, Menoreh memiliki banyak keindahan alam tersembunyi yang sekarang mulai ditemukan satu persatu. Di Kulon Progo saja kita bisa mengunjungi Kalibiru, Waduk Sermo, Goa Kiskendo, Pantai Pasir Kadilangu, Gunung Lanang, Kedung Pedut, Taman Sungai Mudal, dan banyak lagi. Bahkan Puncak Suroloyo yang konon penuh kisah mistis pun sekarang menjadi salah satu tujuan wisata populer.

Nah, kali ini saya mau bercerita pengalaman kami sekeluarga bermain air di Taman Sungai Mudal, yang terletak di kaki tebing batu Gunung Kelir, masih bagian dari Pegunungan Menoreh. 



Taman Sungai Mudal adalah sebuah ekowisata berupa air terjun yang berasal dari mata air Mudal, sebuah mata air di kedalaman gua di kawasan Girimulyo, Kulon Progo. Btw, Kenapa dinamakan Kulon Progo? Mungkin karena letaknya di bagian barat Sungai Progo (ini tebakan saya aja sih, maafkan kalau ngasal :p)

Nama Mudal diambil dari Bahasa Jawa yang artinya berlimpah dan tidak berhenti, seperti mata air Mudal yang tidak pernah berhenti mengalir sepanjang tahun hingga membentuk sungai dan air terjun yang dinamakan Sungai Mudal dan Air Terjun Mudal.

Terletak di Dusun Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kec Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo. Waktu tempuh dari kota ke sini kira-kira 1.5 jam saja dengan mobil, pakai motor bisa lebih cepat, tapi pastikan kendaraan kita sehat karena medan yang harus dilewati lumayan bikin deg-degan (dan bikin mabuk juga -__-) 

Dari kota Jogja kita bisa lewat Jalan Godean lalu lurus terus menuju ke barat mencari kitab suci sampai di Kulon Progo, nanti kita akan melewati jembatan Sungai Progo dan Goa Kiskenda, nah kalau sudah sampai Goa Kiskenda berarti sudah nggak jauh dari lokasi tujuan. 

Sedikit saran, walaupun Taman Sungai Mudal mudah ditemukan dengan Google Maps, sebisa mungkin kita sudah mempelajari dulu rutenya saat masih di kota, karena kami pernah kehilangan sinyal saat mulai masuk kawasan Menoreh, padahal di perjalanan-perjalanan ke Kulon Progo sebelumnya nggak pernah ada masalah dengan sinyal. Apesnya lagi saat itu sedang ada perbaikan jalan depan Goa Kiskenda dan kami ‘dibuang’ melewati jalur lain, bablas lah kami menuju jalur ke Purworejo, untung cepat sadar kalau sedang keblasuk, andai diteruskan bukannya mandi air terjun malah makan dawet ireng Purworejo :)))


Dari hasil gugling, waktu terbaik untuk ke sana adalah pagi hari, karena saat itu warna air telaganya masih biru dan semakin siang akan terlihat kehijauan. Sayangnya kami ke sana di hari minggu, padahal bangun pagi di hari minggu bukan termasuk salah satu resolusi hidup kami, jadinya ya kami kesiangan :p

Tapi karena niat utama kami adalah berenang di kolam alaminya, nggak salah kalau kami sampai di sana tengah hari saat cuaca sedang terik. Air di Mudal ini dinginnya benar-benar menghujam tulang, nggak mbayangin gimana kalau nyemplung agak pagian, kisuuut cyiin :D


Bagi keluarga yang membawa anak seperti kami, bisa berenang di kolam alami ramah anak, letaknya di paling atas. Untuk bisa sampai ke sana kita harus melewati tangga-tangga dan jembatan bambu yang walaupun bergoyang-goyang tapi kokoh. Sambil menapaki anak tangga dan menyeberangi jembatan kita akan disuguhi kesejukan pohon-pohon rimbun dan beberapa air terjun kecil yang mengalir di sungai di kiri kanan jembatan. 


Meski mata air Mudal mengalir sepanjang tahun, debit air akan lebih tinggi pada musim hujan dibanding musim kemarau, arus sungai dan air terjun akan lebih deras dan ini menyenangkan sekali, di beberapa spot air terjun kita bisa merasakan percikan air membasahi wajah saat menyusuri tangga demi tangga.


Nggak usah takut kelaparan atau kehausan selama di Taman Sungai Mudal, karena kita bisa dengan mudah menemukan warung-warung makan di sepanjang jalan menuju ke atas, rata-rata menjual mie instan dan minuman hangat dengan harga sangat wajar. Bayangkan setelah lelah berenang, keluar dari kolam yang dingin langsung menyantap mie rebus panas dengan irisan rawit, lalu menyeruput teh panas manis, surgaaaaa...

Taman Sungai Mudal ini terbentuk atas hasil swadaya masyarakat sekitar, selain sebagai sarana irigasi juga untuk meningkatkan potensi wisata dan pendapatan daerah, karena itu terlihat sekali upaya masyarakat setempat bekerja sama membuat Sungai Mudal tetap bersih dan nyaman dikunjungi. Selain sarana pendukung seperti mushala, kamar mandi, kamar ganti, dan gazebo yang lumayan lengkap, keramahan penduduknya luar biasa. Raya, anak kedua saya sempat diserbu semut-semut yang berjatuhan dari atas pohon tempat dia berdiri, spontan dua orang warga yang juga adalah penjaga pos dengan sigap menawarkan minyak kayu putih dan membantu menyingkirkan semut-semut itu. 

Di pinggir kolam juga terlihat beberapa orang yang selalu waspada mengawasi pengunjung saat berenang. Apalagi saat anak-anak saya masuk kolam, bapak-bapak penjaga itu langsung berdiri mendekat ke kolam, sepertinya nervous sekali dengan polah mereka, huahahahaaa.. maaf ya pak :)

Ini dia si Ucrit yang sudah membuat bapak-bapak penjaga deg-degan

Selain Taman Sungai Mudal, ada juga air terjun Kedung Pedut dan air terjun Kembang Soka yang masih berada di satu wilayah. Keduanya akan saya ceritakan juga di sini, tentunya setelah saya mengunjungi tempat-tempat itu, doakan saya punya kesempatan untuk sering piknik yaa :)






Taman Sungai Mudal
Banyunganti, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, DIY
HTM: Rp. 10.000/orang
Parkir mobil: Rp. 5.000

29 comments:

  1. Aduh asyiknya...langsung dicatat nih destinasi ini.. TFS mba..

    ReplyDelete
  2. Waaaw Kulon Progooo! Pengen banget kesana. Iwww ulasannya bikin pengen banget dah

    ReplyDelete
  3. Pas ya nama ya mudal = melimpah. Aku belun oernah ke kulo progo mbak

    ReplyDelete
  4. Halo mbaa. Aku senang deh kalau ada tempat piknik yang berdekatan gitu. Biar menghemat waktu juga ya. Sungainya bersih banget mba. Dan nggak kelihatan bersih

    ReplyDelete
  5. Wuih..airnya berlimpah ya!
    Asyik sekali berwisata alam bareng anak-anak, mereka bisa skaligus belajar mencintai alam.

    ReplyDelete
  6. Sueger bgt ya. Kebayang drh itu riuh suaranya deras begitu. Btw foto yg tiduran itu keren bgt hehehe

    ReplyDelete
  7. Wih aku pikir bakalan gak ramah anak tempatnya. Ternyata oke ya mbak?

    Salut juga karena sarana pendukungnya bisa dibilang lengkap 👍

    ReplyDelete
  8. waah, waktu ke Jogja kemarin ga diajak kesini. Harus balik lagi nih, hehehe...

    ReplyDelete
  9. Untung saya blogwalking ke sini malam hari. Kalau siang, bisa ngelap keringet bacanya. Akhir-akhir gini cuaca lagi gerah banget. Lihat foto air terjun rasanya pengen langsung pergi ke tempat itu. Biar bisa berendam sampai puas hahaha

    ReplyDelete
  10. Semoga bisa jalan-jalan kembali ke jogja yah mba.. noted banget ini, saya pecinta jalan-jalan ke alam ini, apalagi untuk mengenalkan fitrah keimanannya paling gampang menjelaskannya lewat alam..

    ReplyDelete
  11. mbak, itu bisa sewa ban di sana apa bawa dari rumah? *niat banget.

    ReplyDelete
  12. Wah bener nih Menoreh memiliki banyak keindahan alam tersembunyi yang sekarang mulai ditemukan satu persatu. Aku sering lihat beberapa reviewnya di blog jadi pengen ke sana

    ReplyDelete
  13. Asiknyaaa main ke alam sama anak. Aku udah lamaaa nih gk piknik yg berbau adventure. Huhuu

    ReplyDelete
  14. Aakiin mba. Sering-sering piknik sama anak kan banyak manfaatnya ya kaan

    ReplyDelete
  15. ya ampun mbak keren2 banget fotonya ya kalau di air terjun itu

    ReplyDelete
  16. Foto foto nya bagus mba, like a pro.. btw air terjunnya asri banget ya, adem dan bersih. Kalau ke jogja pengen kesini juga bosen ke pantai terus

    ReplyDelete
  17. Foto paling atas layaknya sebuah lukisan, lukisan alami bener bener ya, indah banget air terjunnya. Selama 2 tahun tinggal di Yogya, belum ada info tempat wisata begini, apa dulu aku yang kudet ya. Hiks, cakep banget bisa berenang dingin di alam begitu y,

    ReplyDelete
  18. Aku belum mampir ke Sungai Mudal, padahal ngelewatin ya kalo ke Air terjun Kedung Pedut. Cape kalo ke air terjun Kedung Pedut, jalannya jauhhh

    ReplyDelete
  19. Aakkhh.... mba. Lihat foto2nya aja udah seger banget rasanya. Apalagi klo benar2 sdh sampai di tepatnya. Sejuk alami...

    ReplyDelete
  20. Wah luar biasa y masyarakatnya bisa punya inisiatif mengelol tempa untuk jadi destinasi wisata. Ramah pula.

    ReplyDelete
  21. Murah amat ya mbak HTM-nya cuma 10k. Dan di dalamnya baguuuus begitu air terjunnya. <3 <3

    ReplyDelete
  22. MUdal itu dalam bahasa Jawa artinya keluar terus dan banyak (berlimpah).
    Airnya kayaknya deres banget yaaaaa :D
    Wah bagus mbak ada yang jagain, soalnya emang dengan air sederas itu khawatir kan kalau pengunjung knp2.
    Jd gak khawatir berenang ya kalau di sana :D

    ReplyDelete
  23. Kali Progo tuh asik ya Mba. Aku pernah tapi dari Puri Asri Mba naiknya mai. Rafting heheheh seru menyenangkan.

    ReplyDelete
  24. Wisata yang menyenangkan...
    Murah, meriah serta jadi dekat dengan alam.

    ReplyDelete
  25. Aku jadi pengen ke sini deh makYo. Anak-anak pasti seneng banget diajak mainan air

    ReplyDelete
  26. Jadi inget salah satu sandiwara radio deh kalau denger nama Bukit Menaoreh hehehe. Tapi emang tempat wisatanya bagus banget ya..pengen nyemplung jadinya liat air terjun yang berlimpah begitu.

    ReplyDelete
  27. Di sekitar jogja ada air terjun gini ya mana tiketnya murah banget. Masuk wishlist tahun depan kalo ke jogja ni

    ReplyDelete
  28. Duh mbak, pengen aku. Pengen bgt liburan ke tempat alami dan fresh kayak gtu. Biaya masuknya murah yaa....

    ReplyDelete
  29. Keren banget ya Mudal. Aku belum pernah ke sini nih mba. Baru main ke Congot pas dulu mengunjungi nenek di Wates.

    ReplyDelete